Josh Brolin Trauma Main Film Superhero

Bagi Anda para fans film Avengers, pasti sudah sangat akrab dengan sosok actor pemeran Thanos, yaitu Josh Brolin. Tak hanya bermain di film Avengers: Infinity War, Josh Brolin rupanya juga berpartisipasi pada Deadpool 2. Belum lama ini sang actor membuat pengakuan bahwa ia hampir menolak tawaran untuk turut serta lagi pada film superhero setelah film Jonah Hex yang dibintanginya di tahun 2010 gagal di pasar.

 

Trauma karena kegagalan Jonah Hex

Tak hanya Josh Brolin, film Jonah Hex juga turut dibintangi oleh Megan Fox dan John Malkovich. Film tersebut mengambil tema koboi dengan nuansa supranatural yang juga adaptasi dari komik besutan DC Comics, semesta bagi Justice League, Superman, dan Batman. Tak hanya anjlok di box office, Jonah Hex juga menuai kritik habis-habisan  oleh para kritikus dan pengamat. Sejak itu Brolin bertekad tak akan terlibat lagi dengan film-film bertema superhero untuk jangka waktu lama.

 

Kepada Screen Rent actor yang akan kembali menjadi Thanos di tahun depan itu mengatakan bahwa film Johan Hex yang menjadi tumpuan harapannya ternyata malah gagal dan ia merasa frustasi. Sebelum kemunculannya di Avengers: Infinity War, karakter Thanos rupanya sempat tampil sekilas pada film Guardians of the Galaxy dan di akhir film Avengers: Age of Ultron. Namun pada saat itu actor Damion Poitier-lah yang memerankan Thanos.

 

Berikutnya ia melakukan pertemuan dengan Kevin Feige, bos Marvel Studios dan memberikan naskah Avengers: Infinity War serta Avenger 4 sambil mengajaknya bergabung dalam kedua film tersebut. Setelah membaca naskah tersebut pendiriannya pun berubah. Ia mengatakan bahwa ia tahu dirinya mempunyai kesempatan saat Kevin Feige memintanya untuk berpartisipasi.

 

Selain itu dari perspektif fans, mereka akan merasa bahwa ini hebat sekali saat seluruh tim Avengers harus berjuang bersama untuk melawan seorang Thanos. Pada bulan mei 2019, Josh Brolin akan kembali tampil sebagai Thanos pada film Avengers 4 dan sebelumnya ia juga akan muncul kembali pada film Deadpool 2 dan menjadi anggot X-Force.

 

Siapa Thanos

Menurut Brolin, Thanos memang tampak sebagai karakter orang gila karena ambisinya yang sangat tinggi. Walaupun begitu ia juga merasa bahwa apa yang dilakukannya sesungguhnya juga masuk akal. Saat menyaksikannya penonton mungkin akan mengalami pergulatan batin karena karakter Thanos yang rumit dan kompleks. Inilah beberapa sisi lain sosok Thanos menurut  actor pemerannya yang mungkin pernah juga terpikir oleh Anda.

 

Cerdas

Thanos bukanlah termasuk dalam stereotype bahwa orang yang bertubuh besar itu berotak kecil. Sebaliknya, ia justru sangat cerdas, bahkan jauh lebih cerdas dibanding para superhero Avengers itu.

 

Gamora dan Nebula

Walaupun kerap bersikap jahat kepada kedua putri angkatnya, yaitu Nebula dan Gamora, Broling masih merasa bahwa Thanos masih memiliki perasaan peduli kepada kedua alien tersebut. Ia memang mempunyai ambisi besar dan tak peduli walau harus melibatkan anak-anaknya dalam perang. Tapi sesungguhnya ia juga mampu mencintai dengan sangat mendalam.

 

Tak mengenal Thanos

Actor berumur 50 tahun ini membuat pengakuan bahwa ia memang tak terlalu mengenal karakter Thanos pada awalnya. Namun ia menganggap bahwa ini bukanlah sebuah kekurangan. Josh Brolin justru melihatnya dari sisi lain, bahwa ia malah bisa memulai semuanya dari awal.

 

Terobsesi dengan kehancuran

Thanos rupanya bukan mengejar Infinity Stone melainkan kehancuran dan kematian. Ini terbukti dari ulahnya yang menghancurkan berbagai planet bandar togel hk di semesta ini. Seorang wanita bernama Lady Death juga membuatnya jatuh cinta saat mereka bertemu pertama kali saat Thanos membinasakan seluruh bangsa Titan-nya.


Pemeran Dora The Explorer Live Action: Isabela Moner

Jadwal tayang film live action Dora The Exlporer telah ditentukan yakni bakal rilis tahun 2019 mendatang. Sekarang Paramount Pictures mengenalkan pemeran utama dari bocah petualang, Dora, yang akhirnya jatuh pada Isabela Moner.

Sosok Isabela Moner

Sebelumnya Isabela Moner dikenal oleh khalayak karena aktingnya dalam film Transformers: The Last Knight sebagai Izabella, gadis tomboi yatim piatu.

“Akhirnya kami bahagia telah menemukan Dora pada diri Isabela, ungkap presiden Paramount Players, Brian Robbin dilansir dari CNN Indonesia. “Dora sudah lama terkenal, sosok yang dinanti-nantikan di animasi TV. Sama seperti Dora, Isabella juga memiliki sebuah semangat yang menakjubkan dan seorang pendukung nilai-nilai yang positif,” ungkap Robbin lagi.

“Dengan induk kami yang ada di Nickelodeon, kami sangat berharap untuk bisa melanjutkan kisah Dora untuk generasi yang akan datang,” imbuhnya.

Film live action Dora The Explorer sendiri bakal mengisahkan petualangan remaja bernama Dora yang mana ditemani oleh Boots si monyet, sahabatnya, dan juga Diego, sepupunya. Namun untuk peran Diego, sampai saat ini masih dirahasiakan oleh Paramount Pictures.

Moner pun sangat bahagia ditunjuk sebagai pemeran Dora. “Saya merasa sangat terhormat dan juga bersemangat membawa Dora dalam bentuk yang nyata. Saya juga besar bersama acara itu. Bagi saya sendiri, terutama sebagai seorang Latin, Dora adalah contoh yang menakjubkan,” kata Moner dikutip dari CNN Indonesia.

“Dora adalah sosok yang kuat, petualang dan juga gadis riang yang sangat menyenangkan. Saya tak sabar mengenakan tas ransel di punggung saya dan memulai petualangan ini,” imbuhnya bersemangat.

Sebelumnya, pada bylan Februari yang lalu, Paramount Pictures mengumumkan bahwasanya film live action dari Dora the Explorer bakal tayang pada bulan Agustus 2019. Dengan penetapan tanggal itu, maka Dora the Explorer menjadi film kedua yang mana menjadwalkan naik layar pada momen tersebut. sebetulnya, Warner Bros memilih  tanggal itu untuk merilis sebuah film yang belum memiliki judul.

Rencananya, film ini bakal diproduksi oleh Michael Bay, Brad Fuller, dan Andrew Form. Ketiga orang itu akan meneruskan proyek judi togel online yang idenya sendiri telah muncul dari tahun 2015. Dora the Explorer versi live actionnya ini merekrukt Nick Stoller untuk menjadi penulis skrip dari petualangan gadis berponi yang selalu membawa ransel itu.

Dan dilansir dari CNN Indonesia, sutradara yang didapuk untuk mengarahkan Dora dan Boots dalam kisah petualangan ini adalah James Bobin yang sudah pernah menggarap dengan apik Alice Through the Looking Glass.

Tayang 2 Agustus 2019

Seperti yang sudah ditulis di atas, film Dora the Explorer ini memiliki cerita Dora yang telah beranjak remaja, bukan lagi anak yang berusia 7 tahun. Diceritakan ia pindah ke kota yang baru di mana sepupunya, yakni Diego, tinggal. Sebelumnya, Dora the Explorer merupakan serial TV yang sangat populer dan memiliki 172 episode dari tahun 2000 sampai dengan 2014.

Serial tersebut pasalnya fokus pada pengalaman bocah Amerika Latin bersama dengan monyetnya, Boots, yang berkelana dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Ia biasanya memiliki rintangan termasih seekor srigala bernama Swiper.

Sudah banyak diberitakan oleh media bahwa Dora the Explorer akan mengajak Anda semua berpetualang pada tanggal 2 Agutus 2019 di mana menjadi film ketiga Paramount yang rilis pada 2019 karena sebelumnya sudah ada Transformers 7 pada 28 Juni.