Spektakuler di 2017, Andrea Dovizioso Kandidat Juara MotoGP 2018

MotoGP 2017 memang jadi milik pebalap kebanggaan Repsol Honda, Marc Márquez dengan total 298 poin. Namun penampilan luar biasa Andrea Dovizioso yang ada di posisi kedua dengan poin 261 benar-benar tak bisa diremehkan. Bahkan hal itu membuat tim Ducati begitu diperhintungkan oleh lawan-lawan mereka. Tak ada yang menduga sebelumnya jika Dovizioso mampu menempel ketat Márquez dalam perburuan gelar juara.

 

Karena saat musim 2017 akan dimulai, hanya dua pebalap Yamaha yakni Maverick Viñales dan Valentino Rossi yang disebut-sebut bisa memberikan perlawanan padaMárquez. Namun buktinya, pebalap Italia berusia 31 tahun itu berhasil membuat kejutan hingga mengalahkan kedua pebalap Yamaha di klasemen akhir hingga rekan satu timnya di Ducati, Jorge Lorenzo.

 

Bukan tanpa alasan kenapa Dovizioso sempat dipandang sebelah mata di awal musim. Tak lain karena penampilannya tak begitu meyakinkan di sesi tes awal tahun. Namun MotoGP 2018 akan jadi berbeda bagi Dovizioso lantaran dirinya digadang-gadang sebagai calon juara dunia. Kepada Crash.net, Doviziosojustru tidak canggung dan malah merasa percaya diri jelang musim baru. Mengenai peluangnya jadi juara turnamen poker di 2018, Dovizioso memilih untuk memulai balapan seperti apa yang dia lakukan di akhir 2017 dan selalu berpikir positif untuk bisa melakukan yang terbaik.

 

Dovizioso Yakin Tak Diremehkan di 2018

 

Lantaran dipandang sebagai penantang serius, Doviziosopun sudah tak sabar untuk melaju lagi di lintasan. “Saya rasa tak akan ada banyak perubahan situasi karena kami tak melakukan banyak perubahan pada motor. Hanya ada sedikit pembaruan dan saya rasa kami bisa memulai 2018 seperti halnya kami mengakhiri 2017. Saya pikir para pesaing kini melihat kami dengan cara yang sedikit berbeda dibandingkan saat mereka melihat kami di awal musim 2017.”

 

Dengan penampilannya yang spektakuler sepanjang MotoGP 2017, Dovizioso justru sama sekali tidak tertekan. Baginya saat seorang pebalap memiliki modal yang bagus, bersedia bekerja keras dan menyadari motornya begitu kompetitif, maka akan bisa menghasilkan perbedaan besar. Kini Ducati dan Doviziososepakat untuk melakukan sejumlah pembenahan demi memperbaiki kelemahan mereka.

 

Sambut MotoGP 2018, Dovizioso Lebih Pede

 

Bukan tanpa alasan jika Dovizioso lebih percaya diri menyambut 2018. Karena apa yang dia lakukan sepanjang 2017, memang dianggap jauh lebih baik daripada raihannya di musim 2016. Sekedar mengingatkan, Dovizioso pada musim 2016 memang hanya mampu berakhir di posisi kelima klasemen sementara, di belakang Márquez, Rossi, Lorenzo dan Viñales.

 

Kendati banyak yang menyayangkan kegagalan Dovizioso merebut gelar juara dunia MotoGP 2017, prestasi Dovizioso cukup mengkilap. “Saya memenangi enam seri. Saya mengumpulkan poin lebih banyak ketimbang dua pebalap Ducati lainnya. Saya senang dengan apa yang saya raih. Tapi tentunya kita semua harus terus bertambah baik. Saya tampil baik di 2017 dan saya siap tampil lebih baik lagi ke depannya. Saya akan berusaha di 2018. Saya pikir saya akan lebih berani dan percaya diri di musim depan,” ungkapnya kepada tuttomotoriweb.

 

Sepanjang kariernya berada di kompetisi balap motor tertinggi di dunia itu, Dovizioso memang baru delapan kali jadi juara seri. Sekali masing-masing dia dapatkan pada tahun 2009 dan 2016. Barulah pada 2017, Dovizioso bersinar luar biasa. Ducati pun patut gembira karena Doviziosoadalah pebalap mereka pertama yang berhasil duduk di peringkat dua klasemen akhir pebalap usai era Casey Stoner tahun 2007-2008.

 


Teco Memainkan Semua Pemain Persija pada Piala Suramadu

Piala Suramadu yang mana bakal berlansung pada tanggal 8 sampai 12 Januari 2018 tepatnya di Gelora Bangkalan, menjadi sebuah ajang yang sangat penting untuk Persija Jakarta sebelum mereka akhirnya menjalani musim kompetisi tahun 2018. Stefano ‘Teco’ Cuggura, sang pelatih, akan memainkan semua pemainnya di dalam laga pramusim itu.

Kolaborasikan Pemain Asing dan Lokal

Persija pasalnya telah mendatangkan sejumlah 10 pemain baru yang mana 2 di antaranya adalah pemain asing yakni Jaimerson da Sliva Xavier dan Marko Simic. Sementara itu pemain lokal yang akan menjadi andalan baru dari Macan Kemayoran beberapa di antaranya misalnya Marko Kabiay, Asri Akbar, Septinus Alua, dan Valentino Telaubun.

“Pada turnamen ini (Piala Suramadu) saya bakal memainkan semua pemain yang ada. Namun saya akan meminta kepada pemain lama untuk bisa membantu pemain yang baru,” ungkap Teco seperti dikutip dari CNN Indonesia. sebelum berangkat ke Bangkalan pada hari Sabtu (6/1) pekan ini, tim pelatih Macan Kemayoran itu membekali pemain dengan latihan-latihan yang intensif.

“Sebelum menuju ke Piala Suramadu kami semua memang lebih fokus ke latihan fisik dan aerobic. Ini hal yang kami lakukan untuk bisa menjaga kondisi pemain,” imbuhnya.

Di Piala Suramadu pasalnya Andritany Ardhyasa dan juga kawan-kawannya bakal menghadapi tuan rumah yakni Madura United serta Persela Lamongan. Tidak ketinggalan mereka juga akan menghadapi tim asal Malaysia yakdi Kedah FA. Persija sendiri sudah banyak melakukan persiapan untuk menghadapi musim tahun 2018 sejak bulan Desember 2017 lalu. selain berlatih dan juga menyeleksi pemain-pemain baru, mereka yang menghuni peringkat keempat pada klasemen akhir di musim lalu itu juga telah menjalani tiga laga uji tanding sebelumnya.

Jajal Semua Pemain

Seperti yang sudah diberitakan bahwa Piala Suramadu akan menjadi sebuah turnamen poker yang mana sangat penting untuk turnamen pramusim perdana untuk Persija Jakarta. Ajang tersebut bakal dimanfaatkan oleh Teco dengan sebaik-baiknya sebagai wadah untuk menguji seluruh pemainnya.

Selain Persija, pasalnya Suramadu Cup juga akan diramaikan oleh berbagai tim yang lainnya misalnya Madura United yang tentu saja menjadi tuan rumah, serta Persela Lamongan, dan juga Kedah FA. Sebelum terjun langsung ke Suramadu Cup, mereka teah melakoni beberapa laga uji coba misalnya saja saat mereka menumbangkan klub Mutiara Cempaka Utama dengan skor 8-0. Kemudian, mereka juga menghajar habis-habisan Persija Karawang dengan skor 3-1. Bisa dikatakan bahwa penampilan mereka di dua uji coba laga tersebut tergolong bagus dan memuaskan.

Persija juga pasalnya baru saja menggelar latihan perdananya di Lapangan Sutasoma yang berlokasi di Jakarta Timur, setelah libur pergantian tahun. Latihan perdananya dimulai pada Selasa kemarin, 2 Januari 2018. Teco juga mengungkapkan bahwasanya Macan Kemayoran memiliki sebuah misi di ajang Suramadu Cup tersebut.

“Latihan hari ini (Selasa, 2 Januari 2018) fokus untuk membenahi kondisi fisik pemain. Masih ada beberapa pemain yang belum datang. Mereka yang tinggal di Papua baru datang esok hari. Di Suramadu Cup masih juga seperti uji coba untuk kami. Kami mesti mencoba semua pemain. Kami juga mau semua pemain yang lama harus bisa membantu yang baru,” ujarnya.

Kendati Macan Kemayoran sudah menang dua kali dalam pertandingan uji coba laga sebelumnya, sang pelatih asal Brazil itu menyebutkan bahwa masih banyak yang mesti dibenahi oleh Persija.